Monday, October 10, 2005

Failed…..

Beberapa hari kemarin aku mendapat kabar bahwa aku dinyatakan ‘not fit’ atau ‘gagal’ dalam suatu oral presentation, setelah menunggu 3 minggu dan akhirnya hasilnya gagal, dalam sanubariku aku merasa sedih banget… merasa not-worthy, sungguh yang aku inginkan sebenarnya keberhasilan…

Sesaat aku bertanya ‘kenapa…??’ dan mencoba mencari ’siapa yang salah’, tetapi aku tidak menemukan-nya, aku terdiam sejenak… merenung…. memandang langit nan biru, aku merasa segala perjuanganku dan benteng pertahananku rusak sudah… harapan yang telah aku bangun remuk redam..

Disaat kejatuhan itu, aku tentu butuh dukungan, seseorang yang bisa mendukung ku, dan akhirnya aku memberitahukan berita ini ke Mamahku via SMS,  jawaban yang keluar dari Mamahku akhirnya benar-benar membuatku merasa tenang, ” mungkin memang belum saatnya “, jadi teringat kata-kata perbincangan antara manusia dengan Tuhan.

Manusia : Apa yang menarik dari manusia ?

Tuhan : Jikalau kesulitan/kesedihan, mereka selalu bertanya “Kenapa harus aku..??”, jikalau bahagia mereka tidak pernah bertanya “Mengapa harus aku..??”.

Manusia : Kenapa terkadang doa-doaku tidak dijawab..??

Tuhan : Tidak ada doa yang tidak dijawab, cuma jawabannya adalah ‘TIDAK’ atau ‘BELUM SAATNYA’..

 

Posted by pangea99 at 03:47:10 | Permalink | No Comments »

Ayo, Terus Bergerak!

Air, jika dibiarkan terus menggenang, tanpa aliran, lama-lama akan menjadi
sarang penyakit. Demikian juga udara, jika dibiarkan berhenti, tak
berhembus, akan menimbulkan kepengapan dan akhirnya merusak pernapasan.
Semua harus bergerak. Tidak boleh ada yang diam.

Adalah kenyataan bahwa segala ciptaan Allah selalu bergerak. Bumi, matahari,
bulan, bintang, dan semua tata surya berotasi tiada henti. Sekali terhenti
akan terjadi kerusakan dan bencana yang luar biasa. Bahkan makhluk-makhluk
mikro seperti bakteri dan virus pun bergerak.

Hukum Tuhan yang terjadi pada alam raya itu sesungguhnya terjadi juga pada
diri manusia. Secara fisik, jika manusia berhenti, diam, dan tidak melakukan
aktifitas, maka dalam kurun waktu tertentu kesehatannya pasti terganggu.
Selain mudah lelah, berbagai penyakit akan mulai berdatangan.

Demikian pula halnya dengan pikiran.

Seseorang yang membiarkan otaknya berhenti berpikir, maka dalam jangka waktu
tertentu pikirannya akan terganggu. Sulit berpikir logis dan sistematis.
Berpikirnya meloncat-loncat, sulit mengingat, dan mudah lupa. Menurut
penelitian ilmiah, orang yang kurang terbiasa menggunakan pikirannya, pada
usia tuanya akan menjadi pikun.

Jika rumus pergerakan itu terjadi pada alam dan individu manusia, maka hal
yang sama juga pasti berlaku pada sebuah masyarakat dan organisasi.

Jangan sekali-kali berhenti, diam, atau stagnan. Karena diam itu berarti
mati. Diam itu bisa membawa penyakit. Diam itu tidak sehat. Jangan takut
perubahan, perbaikan, dan pembaruan. Sebab semua ciptaan-Nya ditakdirkan
selalu bergerak dalam sebuah rotasi yang telah ditentukan.

Posted by pangea99 at 03:18:00 | Permalink | No Comments »

Monday, October 3, 2005

Prinsip…!!!

“Saat berbicara mode, berenanglah mengikuti arus. Saat berbicara prinsip tegarlah seperti batu karang.” (Thomas Jefferson)

Dalam menjaga suatu prinsip hidup terkadang aku merasa sedikit goyah, bagaimana tidak lingkungan sekitarku selalu mencemoohku dan menkritik pedas terhadap prinsip-prinsip yang kuanut.

Tetapi satu hal dalam hidup ini prinsip itu masih juga tetap kupegang teguh dan tidak pernah kulepaskan sampai saat ini, prinsip yang masih kupegang sejak aku masih duduk di bangku SMA hingga sekarang aku sudah bekerja ini.

Dalam hidup ini satu hal yang bisa membuat kita tetap bertahan adalah PRINSIP !!! kalau A ya A kalau B ya B, kalau salah ya salah, kalaupun benar ya benar…

Salah satu prinsipku adalah tetap berpegang teguh untuk menjaga budaya leluhur, budaya dari kakek dan nenek serta kedua orang tuaku, dan tak kusangka di dunia kerja hal itu ditolak mentah-mentah, tetapi perjuanganku untuk tetap mempertahankan-nya lambat laun diterima di tempat kerjaku, karena menurutku selama prinsip ini tidak mengganggu sinergi kerja kenapa musti aku hilangkan..???

bagiku budaya leluhur musti kita pegang teguh… dijaga…. budaya nan adiluhung ini, kalau bukan kita siapa lagi..??

Orang melihat budaya Indonesia nan keras, demo, kerusuhan, dll.. bagiku ini adalah satu sisi mata logam yang selama ini tidak kita perlihatkan saja, seperti seorang badut yang selelu membuat kita tertawa, tetapi kita jarang melihatnya marah diatas panggung kan..?? begitupula budaya kita, selama ini memang yang terlihat adalah yang baik, tetapi tentu kita juga musti terbuka (dalam artian melihatnya secara obyektif) bahwa tidak segalanya itu positif… buatku ini adalah ekses dari ‘pemberangusan’ yang selama ini tidak terlihat

Terkadang dalam hidup ini orang rela untuk menjual prinsip dan sedikit tawar-menawar soal prinsip, bagaimana orang bisa terjerumus kedalam narkoba, terjerumus untuk menjual iman/agama hanya karena ingin posisi/jabatan… ini namanya menjual prinsip hidup !!!

Posted by pangea99 at 10:27:21 | Permalink | No Comments »

Sunday, October 2, 2005

Lifes….

Hidup ini buatku menjadi rumit dan bertambah rumit, seakan tidak ada habisnya antara masalah dengan solusi, seakan bahkan hidup ini penuh dengan masalah… satu belum kelar ataupun kelar tetapi tidak memuaskan malah bertambah dengan masalah yang semakin berat… entah bagaimana kedepannya…

This life for me become hard and harder than before, this is really life right..??? I am so afraid, not about my job as wellsite geologist that I should always in rigsite (offshore) without schedule, but more than that is in my family (my father).

Couple days ago I just came back from my lovely little city Jogja back to Balikpapan (city where I work for) and sitting in my office at Total E&P Indonesie on Jl. Minyak, I still remember when I gather with my lovely family, we are smiling together and sharing each other…. than… booommm !!! I heard a bad news about my father (after I am in Balikpapan)… he’s got sick.

In the other hand I’ve just can feel a little bit to enjoy with my family :( really this makes me very sad and I have to go to Offshore to supervise all geological data that carried out from borehole.

Right now I am in offshore, but trully my mind still at home, to think what I should to do with this mind, ooohh… really this make me become terrible and worst. Hopefully this will be better tomorrow… only God knows why… 

Posted by pangea99 at 16:47:21 | Permalink | No Comments »

Saturday, October 1, 2005

2 minggu ‘days off’ di Jogja (1)

Akhirnya setelah 5 bulan belum pulang ke Jogja, akhirnya aku pulang ke Jogja…. tetapi kali ini aku tidak menggunakan ‘direct flight’ ke Jogja dari Balikapapan melainkan turun ke Surabaya yang kemudian kuteruskan melalui jalan darat menggunakan travel.

Hal ini dikarenakan melambungnya harga tiket pesawat, yang dulu Balikpapan-Jogja (BPN-JGJ) seharga 460rb (direct flight) melambung hingga 860rb bahkan kadang menyentuh level 1.1juta !! Sedangkan untuk perjalanan ke Surabaya hanya 360rb, perbedaan yang sangat menyolok ini akhirnya membuat aku menjatuhkan pilihan untuk turun ke Surabaya (SBY) daripada langsung ke JGJ dengan alasan ‘cost cutter’.

Sesaat sampai di SBY sekitar pukul 9-10 pagi, yang kemudian aku menjangkau sebuah warung makan di airport dan makan nasi soto….mahal?? tentu !! lalu bagaimana dengan taste??… gak enak !! tetapi lebih baik mengisi perut kosong kan…

Selang beberapa waktu barulah kutilp agen travel di SBY untuk menjemputku di Internationa Airport of Surabaya ‘JUANDA’. Setelah kutunggu sebentar, barulah tiba mobil travel dan aku duduk di depan (terus terang mudah mabok apabila di belakang).

Perjalanan ke JGJ membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam dan berhenti sekali untuk ‘have a lunch’ di daerah sekitar Ngawi. dan selama perjalanan rasa kantukku benar-benar tak terkira, bagaimana tidak sebelum naik pesawat aku sempat begadang bersama teman-teman ‘jogjaholic’ di kosanku BPN hingga pk 04:30 pagi hehehehe…

Pukul 19:00 aku sampai di Rumah dan ‘masih seperti dulu…..’ benar-benar Jogja telah menyentuh sanubariku bahwa inilah kota yang selama ini aku dambakan, benar-benar tidak mau aku hengkang dari tempatku berpijak untuk keluar kota atau pulau.

Jogja seakan terbangun pada sebuah sisi kota yang menempatkan banyak sisi manusia dan budaya, keheningan dan melankolis di salah satu sisi, dilain pihak keramaian dan bau hedonis di sisi lain, semua nya menyatu tanpa ada rasa untuk saling memakan satu sama lain, berdampingan untuk bergerak dan persaingan yang tidak terlalu mencolok (apakah karena budaya jawa yang serba tertutup itu…??? i don’t know even I am javanese)…

*bersambung…

Posted by pangea99 at 01:41:21 | Permalink | No Comments »