Monday, February 27, 2006

inti kehidupan

Beberapa hari ini aku lagi di rig, mencoba menjalani apa yang biasa kujalani, pekerjaan..

hidup memberi suatu pelajaran yang berarti buatku, juga segala sesuatunya tentang bagaimana kita menghargai hidup ini, hidup bukan melulu soal uang.. tetapi lebih dari itu bagaimana kita bisa memaknai hidup kita sendiri.

tahap kesempurnaan orang atau tolak ukur seseorang dalam memaknai hidup kebanyakan adalah berapa besar uang dang bisa dihasilkan dari pekerjaannya..?? sebenarnya menurut aku ii salah kaprah, tetapi lebih dari itu bagaimana kita bisa memaknai kehidupan ini.

Percuma artinya uang apabila kita tidak bisa melihat perkembangan orang orang disekitar kita (keluarga dalam hal ini), melihat bagaimana anak kita tumbuh, lalu memiliki cucu dan melihatnya tumbuh… saya pikir inilah inti dari kehidupan…

Posted by pangea99 at 14:50:12 | Permalink | No Comments »

Thursday, February 23, 2006

lost and win

saat ini saya masih merasakan bagaimana sedihnya ditinggal oleh ayah tercinta, ayah yang telah membimbing saya dan memberikan segala sesuatu sehingga saya bisa menjadi demikian, ayah yang selalu mendukung dalam setiap langkah kehidupan dan kerja saya…

Saya masih ingat saat ayah membawa laptop dari jogja sendirian untuk saya di balikpapan, bagaimana ayah telah rela untuk meninggalkan aktivitasnya demi saya, saya sadar akan hal ini. Untung saat saya bertemu beliau sewaktu dirumah sakit, saya masih sempat mengucapkan “Pah, Anton sayang Papah…”

Jikalau kata-kata itu saya ulangi, tak terasa mata saya jadi pedih dan ingin menangis… ucapan yang baru sekali itu setulus hati… untuk seseorang yang telah membesarkan saya.

Saat bahagia, dimana saya punya kesempatan besar (yang belum saya mau omongkan disini) keburu beliau meninggalkan kami untuk berada dalam tempat yang tenang dan bahagia disana, saya sebenarnya ingin memberikan kejutan tetapi kejutan itu belum bisa terwujud saat itu, tetapi sempat saya bisikkan ke papah… saya tahu papah mendengar bisikan saya tetapi karena fisiknya yang lemah, beliau hanya terpaku diam… terkadang hanya menangis… sungguh membuat batin ini hancur…

Tubuh yang dulu sering mengajak saya main saat masih kecil, lalu mencari uang untuk kami, memberikan support dan advice, memarahi kami pada saat itu sungguh lemah tak berdaya dan hanya memandang penuh cinta…

Pah… jikalau papah mendengar dan bisa membaca tulisan ini, perkenankan anton untuk memberikan kado terbaik buat  papah disana, salam sayang buat papah…

Posted by pangea99 at 08:03:07 | Permalink | No Comments »

Friday, February 17, 2006

Berjuang sendiri

Masa-masa ini sungguh sebenarnya cukup sulit buatku, bagaimana tidak disaat papahku pergi tanpa siapa-siapa aku kenal dan keluarganya papah yang demikian banyak sulit aku kenal satu per satu serta musti mengambil keputusan sendiri, terpaksa terkadang aku tilpun mamahku tunuk pengambilan keputusan2 yang sifatnya pribadi (bukan keputusan strategis di kumpeni)

Bagaimana papah dulu memebrikan pertimbangan-pertimbangan yang sarat logika dan sekarang musti beralih disaat posisi seperti ini, sungguh ini merupakan pelajaran yang sangat penting, di satu sisi ketakutan itu ada tetapi di sisi lain ada hal yang lebih penting yang aku sendiri kurang begitu mengerti sepertinya ada apa dengan hal ini.

semoga semuanya akan menjadi lebih baik saja….

Posted by pangea99 at 03:20:50 | Permalink | No Comments »

Monday, February 13, 2006

Ayahku akhirnya sembuh…

Ayahku DR.Ir. Yohannes Sukendarmono, MSc. akhirnya sembuh dari penyakitnya yang telah diderita 5 bulan lalu dan sekarang sudah tidak menderita lagi, beliau sembuh pada tanggal 5 Februari 2006 pukul 03:00 WIB di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Sungguh beliau sebagai kepala keluarga telah memberi kenangan yang sangat berarti buat kami sebagai anak-anaknya, Papah begitu biasa kupanggil, sangat memperhatikan kami semua dalam pendidikan juga dalam pekerjaan…

Saya masih ingat betul saat saya meminta motor, dan papah akhirnya membelikan padahal keuangan saat itu kurang begitu baik karena kita sedang membangun rumah.. Papahku saat ini sudah di surga dan tidak menderita lagi dari penyakitnya.

Semoga papah tenang disana…

Pah Anton sayang papah…

Posted by pangea99 at 12:32:06 | Permalink | No Comments »