Wednesday, April 18, 2007

Makna Kehidupan

Tuhan yang Maha Baik memberi kita ikan,

tetapi kita harus mengail untuk
mendapatkannya.
Demikian juga Jika kamu terus menunggu
waktu yang tepat,
mungkin kamu tidak akan pernah mulai.
Mulailah sekarang…
mulailah di mana kamu berada sekarang
dengan apa adanya.

Jangan pernah pikirkan kenapa kita
memilih seseorang untuk dicintai,
tapi sadarilah bahwa cintalah yang
memilih kita untuk mencintainya.

Perkawinan memang memiliki banyak
kesusahan,
tetapi kehidupan lajang juga memiliki
suka-duka.
Buka mata kamu lebar-lebar sebelum
menikah,
dan biarkan mata kamu setengah terpejam
sesudahnya.

Menikahi wanita atau pria karena
kecantikannya atau ketampanannya
sama seperti membeli rumah karena
lapisan catnya.
Harta milik yang paling berharga bagi
seorang pria di dunia ini adalah
hati seorang wanita.

Begitu juga Persahabatan, persahabatan
adalah 1 jiwa dalam 2 raga
Persahabatan sejati layaknya kesehatan,
nilainya baru kita sadari setelah kita
kehilangannya.

Seorang sahabat adalah yang dapat
mendengarkan lagu didalam hatimu
dan akan menyanyikan kembali tatkala
kau lupa akan bait-baitnya.
Sahabat adalah tangan Tuhan untuk
menjaga kita.

Rasa hormat tidak selalu membawa kepada
persahabatan,
tapi jangan pernah menyesal untuk
bertemu dengan orang lain…
tapi menyesal-lah jika orang itu
menyesal bertemu dengan kamu.

Bertemanlah dengan orang yang suka
membela kebenaran.
Dialah hiasan dikala kamu senang dan
perisai diwaktu kamu susah.
Namun kamu tidak akan pernah memiliki
seorang teman,
jika kamu mengharapkan seseorang tanpa
kesalahan.

Karena semua manusia itu baik kalau
kamu bisa melihat kebaikannya
dan menyenangkan kalau kamu bisa
melihat keunikannya
tapi semua manusia itu akan buruk dan
membosankan
kalau kamu tidak bisa melihat keduanya.

Begitu juga Kebijakan, Kebijakan itu
seperti cairan,
kegunaannya terletak pada penerapan
yang benar,
orang pintar bisa gagal karena ia
memikirkan terlalu banyak hal,
sedangkan orang bodoh sering kali
berhasil dengan melakukan tindakan
tepat.

Dan Kebijakan sejati tidak datang dari
pikiran kita saja,
tetapi juga berdasarkan pada perasaan
dan fakta.
Tak seorang pun sempurna.
Mereka yang mau belajar dari kesalahan
adalah bijak.
Menyedihkan melihat orang berkeras
bahwa mereka benar

meskipun terbukti salah.

Apa yang berada di belakang kita dan
apa yang berada di depan
kita adalah perkara kecil berbanding
dengan apa yang berada di dalam kita.

Kamu tak bisa mengubah masa lalu….
tetapi dapat menghancurkan masa kini
dengan mengkhawatirkan masa depan.

Bila Kamu mengisi hati kamu ….
dengan penyesalan untuk masa lalu dan
kekhawatiran untuk masa depan,
Kamu tak memiliki hari ini untuk kamu
syukuri.

Jika kamu berpikir tentang hari kemarin
tanpa rasa penyesalan
dan hari esok tanpa rasa takut,
berarti kamu sudah berada dijalan yang
benar menuju sukses.

Posted by pangea99 at 08:00:12 | Permalink | No Comments »

Friday, April 13, 2007

3 hari setelah ulangtahun

Senang rasanya 1 tahun berlalu sudah

Setahun bisa melewatinya

Setahun penuh warna

Setahun penuh dengan senang, tawa dan sedih

 

Bertambah sudah umurku 3 hari lalu

Masih banyak hal yang musti dilakukan

Semuanya tentulah tidak selali sampai disini

Perjuangan belum berakhir seperti kata politikus negeri ini

Semua ini patut disyukuri

Semua hal meskipun itu pahit juga

Semua ini pasti ada inti dari kehidupan

Semua ini adalah pengalaman hidup

 

Kuharap impianku dan keluarga bisa terwujud

Kuharap Tuhan juga selalu di-sampingku

Kuharap kehidupan dan karirku semuanya baik adanya

Kuharap semua orang di dunia ini terberkati oleh Tuhan YME  

Posted by pangea99 at 07:24:03 | Permalink | No Comments »

Monday, April 9, 2007

Berani Mencoba

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?” “Ha?,” kata jam terperanjat, “Mana sanggup saya?”

“Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?”

“Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?” jawab jam penuh keraguan.

“Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?”

“Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu” tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam, “Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?”

“Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!” kata jam dengan penuh antusias.

Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik.

Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti.

Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali

Renungan :

Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita teryata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata “tidak” sebelum Anda pernah mencobanya

Kata Bijak :

Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun, yang lain dengan denyut jantung, gairah, dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain.

Posted by pangea99 at 04:15:54 | Permalink | No Comments »