Pelupa dan Kunci
Tadi malam ada kejadian yang memilukan sekaligus memalukan, ceritanya sekitar pukul 22:30 dimana saat itu aku lagi mbetulin motor menggunakan ‘tool kit’ motor dan setelah selang 15 menitan selesai aku masukin ke dalam jok motor supra X125 R ku, setelah itu ke atas laaah kedepan kamar untuk cari angin dulu karena lumayan berkeringat saat itu sambil pegang HP dan rokok.
Setelah mau masuk kamar….waaaah…. kunci ndak ada (kunci motor dan kunci kamar jadi satu), jadi bukan hanya kunci kamar tapi juga motor, semua stuff di dalam kamar, motor masih diluar, besok musti kerja, kunci nggak tau dimana….. jreeng…jreeeng… mateeek aku pikirku saat itu…
Aku emang orangnya ASSSSLLLLIIII yang pelupa getooo, pelupanya nggak karuan dehh yang parah abis. Lha aku trus naek turun untuk nyari tu kunci ampe lutut ini rasanya nyeri dan kaku… for sure… tambah berkeringat (pikirku, inilah..inilah…inilah… olahraga malam hari naik turun tangga..)
Setelah sudah pasrah, si pemilik kosan datang dan setelah aku ceritain aku bilang “saya nggak tau dan nggak yakin mas, tapi mungkin kuncinya di dalam jok sini…”, dengan sigap ambillah dia kunci mirip KUNCI T getoo, dicoba paksa dibuka master kunci jok belakang… ongkrek..ongkrek..ongkrek… sampe peok dan nggak karuan bentuknya master kuncinya dan akhirnya ndak bisa…, emang sih aku bilang dirusakin aja ndak papa yang penting kuncinya bisa diketemukan kataku
setelah ndak bisa juga (sampe pemilik kosan dan saudara2 nya pada keluar kamar dan ikut sibuk hehehe) akhirnya pemilik kosan meminta tetangga sebelah yang suka bongkar2 montor. Kemudian dengan usahanya dibongkar sana sini dan akhirnya berhasil dibuka. Setelah dibuka dan dikeluarkan isi bagasi jok itu… LHADALAHHHH……. isinya KOSONG…semua pada bengong dan liat-liatan “lhaahh… mana kuncinya..???” sergapku “wadhuh trus dimana…??” kemudian aku tiba2 teringat coba ke WC (apakah aku tadi dari mbetulin motor sempet ke WC atau ndak aku lupa, nah semacam2 inilah kelupaanku), setelah kucoba lihat di WC ternyata tuh kunci tergantung di hanger gituu…
batinku langsung “Semprul tenan….”, dan sampai pada orang2 disitu pada “welah kok sampe segitunya sampai bikin kita ikutan panik dan sibuk…” hehehehehehe……………. nggak enak aja, setelah itu aku kasih uang 50rb si pembongkar montor tadi tanpa kuminta pasang ulang (udah malem), kasihan juga kan relain bantuin gitu… bukan nominalnya atau tenaganya tetapi kemauan dia membantu/niatan ini kan..? yang sebelumnya dia nggak akan tau apakah akan dibayar atau nggak, tetapi niatan yang malem2 gitu dan membantu yang aku hargai dan nilai gitu…
Pagi ini aku minta orang kantor untuk benerin montor pokoknya musti beres, apakah di dealer atau di bengkel terserah, yang penting beres lah…
lupa kok dipelihara…, tapi aku sendiri ndak pingin gampang lupa