Wednesday, April 23, 2008

Samarinda Trip - Part 2

Setelah semalem di Samarinda, sorenya aku pulang ke Balikpapan untuk terbang dari Sepinggan Airport menuju Cengkareng. Sesampainya di Sepinggan Airport, tenyata pesawatku di-delay dari jam seharusnya 19:10 menjadi 21:50 WITA… wah wah wah… padahal aku udah sampai di bandara pk 18:00 WITA, jadi musti masih nunggu lagi 3 jam..

Aku gunain untuk menuju ke rumah om Buddy, sedikit cerita tentang om Buddy ini. Om Buddy adalah dewa penolongku saat pertama kali aku ke Balikpapan untuk tugas akhir di Unocal 76. Saat itu aku nggak tau musti tinggal dimana karena pesawat Bouraq yang saat itu seharusnya sampe di Balikpapan siang tetapi karena salah satu turbin pesawat mati dan musti mendarat darurat di Surabaya jadinya sampai Balikpapan sudah jam 23:00 WITA. Saat itulah om Buddy mempersilahkan aku untuk tidur/tinggal bersamanya selama hampir 1.5 bulan…

Aku sungguh salut dengan om Buddy karena dia sama sekali nggak kenal siapa aku dan darimana tetapi mau memberi tumpangan nginap di tempatku. Sungguh aku salut sekali.

Nah sesampainya di rumahnya nggak ada orang dan rumah yang dulu dikontrakkan, dia pindah ke rumahnya di belakang. Tetapi karena nggak ada orang, aku pergi ke tempat temen kuliah yang tak jauh jaraknya dari perumahan V&W tersebut.

Sesampainya di tempat temen kuliah, eee rumahnyya udah nggak ada isinya… jadi sepertinya dia juga pindah entah kemana… kok seperti ini pikirku?? aku tilp lah temenku yang bekerja di RS Pertamina… dia aku tilp malah pertam kali nggak percaya aku ada di Balikpapan dan minta bukti, setelah aku berikan bukti2 eee dianya lagi kerja dan nggak bisa diajak bolos keluar… geblek betul pikirku… kok malah tiada penyambutan nih ;)

Yah apa dikata perut keroncongan dan jalan kaki, akhirnya aku sempatin naik taksi (istilah untuk angkot di Balikpapan). Aku menuju ke BC (Balikpapan Centre) atau Plaza Balikpapan… tentu ke KFC untuk makan, perut benar2 kosong…

Setelah selesai makan aku menuju airport dengan tangan hampa deh… maksutnya ke Balikpapan nggak nemuin siapa-siapa…, yah ya udah… pulanglah aku ke Jakarta… THE END

Posted by pangea99 at 17:41:06 | Permalink | No Comments »

Tuesday, April 22, 2008

SEBUAH SURAT DARI BAPA

Original message from YULIA:
SEBUAH SURAT DARI BAPA

 Anak-Ku….. ..
 Saat kau bangun dipagi hari, Aku
 memandangmu dan berharap engkau akan
 berbicara kepada-Ku, walaupun hanya
 sepatah kata, meminta pendapat-Ku atau
 bersyukur kepada-Ku atas sesuatu hal
 indah yang terjadi di dalam hidupmu
 kemarin, tetapi aku melihat engkau
 begitu sibuk mempersiapkan diri untuk
 pergi bekerja.

 Aku kembali menanti….. ..
 Saat engkau sedang bersiap, Aku tahu
 akan ada sedikit waktu bagimu untuk
 berhenti dan menyapa-Ku, tetapi engkau
 terlalu sibuk.
 Di satu tempat, engkau duduk di sebuah
 kursi selama lima belas menit tanpa
 melakukan apapun.

 Kemudian Aku melihat engkau
 menggerakkan kakimu.
 Aku berpikir engkau ingin berbicara
 kepada-Ku, tetapi engkau berlari ke
 telepon dan menelepon seorang teman
 untuk mendengarkan gosip terbaru.
 Aku melihatmu ketika engkau pergi
 bekerja dan Aku menanti dengan sabar
 sepanjang hari.
 Dengan semua kegiatanmu, Aku berpikir
 engkau terlalu sibuk untuk mengucapkan
 sesuatu kepada-Ku.
 Sebelum makan siang Aku melihatmu
 memandang kesekeliling, mungkin engkau
 merasa malu untuk berbicara kepada-Ku,
 itulah sebabnya mengapa engkau tidak
 menundukkan kepalamu.
 Engkau memandang tiga atau empat meja
 sekitarmu dan melihat beberapa temanmu
 berbicara kepada-Ku dengan lembut
 sebelum mereka makan, tetapi engkau
 tidak melakukannya.

 Tidak apa-apa….. ….
 Masih ada waktu yang tersisa, dan Aku
 berharap engkau akan berbicara kepada-
 Ku, meskipun saaat engkau pulang
 ke rumah kelihatannya seakan-akan
 banyak hal yang harus kau kerjakan.
 Setelah beberapa hal tersebut selesai
 engkau kerjakan, engkau menyalakan
 televisi, Aku tidak tahu apakah kau
 suka menonton televisi atau tidak,
 hanya saja engkau selalu ke sana dan
 menghabiskan banyak waktu setiap hari
 di depannya, tanpa memikirkan apapun
 hanya menikmati acara yang ditampilkan.

 Kembali Aku menanti dengan sabar saat
 engkau menonton TV dan menikmati
 makananmu tetapi kembali kau tidak
 berbicara kepada-Ku.
 Saat tidur Kupikir kau merasa terlalu
 lelah. Setelah mengucapkan selamat
 malam kepada keluargamu, kau melompat
 ke tempat tidur dan tertidur tak lama
 kemudian.
 Tidak apa-apa karena mungkin engkau
 tidak menyadari bahwa Aku selalu hadir
 untukmu.
 Aku telah bersabar lebih lama dari
 yang kau sadari.
 Aku bahkan ingin mengajarkanmu
 bagaimana bersabar terhadap orang lain.
 Aku sangat mengasihimu, setiap hari
 Aku menantikan sepatah kata, doa atau
 pikiran atau syukur dari hatimu.
 Baiklah… engkau bangun kembali dan
 kembali.
 Aku akan menanti dengan penuh kasih
 bahwa hari ini kau akan memberi-Ku
 sedikit waktu.
 Semoga harimu menyenangkan.

 Bapamu di Sorga,

 PS : Apakah kau memiliki cukup waktu
 untuk mengirimkan surat ini kepada
 orang lain?

Posted by pangea99 at 17:07:49 | Permalink | No Comments »

Friday, April 18, 2008

7 Hal yang Tidak Bisa Kita Ubah Dalam Hidup

Dalam kehidupan ini kita selalu ingin menjadi yang terbaik sehingga kita lupa batasan apa saja yang dapat kita tembus atau dengan kata lain sesuatu yang bagai mana sih yang dapat kita ubah dan apa saja yang tidak dapat kita rubah

1. Jenis kelamin
Memang ada operasi untuk mengubah kelamin. Tapi tidak bisa mengubah roh (spirit) orang yang bersangkutan. Terimalah dirimu, apakan engkau wanita ataupun pria.

2. Orang tua
Tidak ada yang bisa memilih dilahirkan oleh orang tua yang mana. So, you must respect your parents!! Apakah orang tuamu seorang (maaf…) pemabuk, penjudi, pelacur sekalipun, you must respect them!! Kalau tidak, itu akan terjadi dalam kehidupanmu nanti. Bagaimana jika nanti anak anda tidak menghargai anda?

3. Hari kelahiran
Sudah ditetapkan oleh Tuhan, sebelum dunia dijadikan. Amazing ha? But it’s true. Jangan menyesali, mengapa engkau harus lahir ke dunia tapi disia-siakan oleh orang yang kau kasihi. Tuhan punya tujuan untukmu.

4. Bentuk Fisik
Kalau engkau keriting, yah keriting aja. Kalau hidungmu pesek, terima itu. Saya banyak melihat orang yang mengubah bentuk wajahnya, apakah itu memancungkan hidung, alis matanya dicukur habis, dll, jadi kelihatan aneh dan tidak natural.

5. Masa lalu
Ini juga sudah ditetapkan oleh Tuhan. Jangan melihat ke belakang, karena itu hanya membuat engkau “frozen” - tidak kah bisa kita lihat hari depan akan lebih indah dari hari ini

6. Kedudukan dalam keluarga
Apakah engkau anak bungsu, sulung, atau tengah, you can not change it. Nikmati sajalah.

7. Suku bangsa / ras
Menyesal jadi orang Indonesia yang terus menerus dilanda kesulitan? Atau menyesal jadi orang Batak yang kalau menikah perlu upacara adat yang walahhhh mahal dan lama? Atau jadi orang Cina yang suka ditindas dan diintimidasi? hmmm…..

Nah, sekarang ubah cara berpikirmu. Tuhan sudah menetapkan engkau di bangsa ini untuk satu tujuan. So, do the best in your job, loyal, jangan korupsi, itu sudah menolong untuk memperbaiki bangsa kita ini.

Itulah 7 hal yang tidak bisa kita ubah. Kalaupun ada yang kita bisa ubah, misalnya: bentuk fisik, itu akan membawa kita ke dalam situasi yang tidak pernah puas. Selalu ingin ubah penampilan terus. Capek kan? Terimalah dirimu apa adanya, seperti Tuhan menerimamu.

Memang dunia melihat rupa, tapi Tuhan melihat hati. Apa yang kau lakukan setiap hari itu lebih penting dari penampilanmu. Bukan berarti kau bisa berpenampilan seenaknya, tidak!! Tapi engkau harus menerima apa yang sudah Tuhan berikan padamu. Kulitmu yang hitam(manis), hidungmu yang kurang mancung, rambut yang lurus, urang
tinggi, dll, dsb deh.

*”Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan,kehormatan dan kehidupan”**

Ya Tuhan ambillah kesombonganku dariku.
Tuhan berkata, “Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.”

Ya Tuhan sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat.
Tuhan berkata, “Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.”

Ya Tuhan beri aku kesabaran.
Tuhan berkata, “Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalammenghadapi cobaan; tidak diberikan,
kau harus meraihnya sendiri.”

Ya Tuhan beri aku kebahagiaan.
Tuhan berkata, “Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantungkepadamu sendiri.”

Ya Tuhan jauhkan aku dari kesusahan.
Tuhan berkata, “Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku.”

Ya Tuhan beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat.
Tuhan berkata, “Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmatisegala hal.”

Ya Tuhan bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku.Tuhan berkata…
“Ahhhh, akhirnya kau mengerti !”

Posted by pangea99 at 05:31:26 | Permalink | Comments (1) »

Monday, April 14, 2008

Bank Waktu

 

Bayangkan jika sebuah bank memberikan anda uang sebesar $ 86.400 setiap hari. Dan jumlah tersebut harus dihabiskan dalam satu hari. Setiap sore uang yang tersisa akan dihapuskan dari account jika anda gagal untuk menggunakannya sepanjang hari. Apa yang akan anda lakukan ? Tentunya akan menggunakan uang tersebut setiap sen yang ada.

Kita semua memiliki bank seperti itu. Namanya WAKTU. Setiap pagi, anda diberikan waktu 86.400 detik Setiap malam akan dicatat, sebagai kehilangan, jika anda gagal untuk menginvestasikan dengan tujuan baik. Jumlah tersebut tidak akan dipindah-bukukan untuk keesokan harinya, juga tidak dapat dilakukan penarikan lebih dari jumlah yang telah ditentukan. Setiap hari akan dibuka sebuah account baru untuk anda, dan setiap malam account tersebut akan dihapuskan. Jika anda gagal untuk menggunakan simpanan pada hari itu, anda akan kehilangan. Hal ini tidak akan pernah kembali. Tidak akan pernah ada penarikan untuk hari esok. Anda harus hidup pada saat ini, untuk simpanan hari ini Investasikan hal ini untuk memperoleh dari investasi tersebut kesehatan, kebahagiaan dan keberhasilan yang sepenuh-penuhnya.

Untuk menyadari nilai SATU TAHUN, tanyakan pada seorang pelajar yang gagal naik tingkat,
Untuk menyadari nilai SATU BULAN, tanyakan pada seorang ibu yang melahirkan seorang bayi prematur,
Untuk menyadari nilai SATU MINGGU, tanyakan pada editor dari majalah mingguan,
Untuk menyadari nilai SATU JAM, tanyakan seorang kekasih yang menanti untuk bertemu,
Untuk menyadari nilai SATU MENIT, tanyakan seorang yang ketinggalan kereta api.

Untuk menyadari nilai SATU DETIK, tanyakan pada seseorang yang baru saja terhindar dari kecelakan. Untuk menyadari nilai SEPERSERIBU DETIK, tanyakan pada seseorang yang baru saja memperoleh medali perak dalam Olympiade.

Hargailah setiap waktu yang anda miliki. Dan hargailah waktu itu lebih lagi, karena anda membagikannya dengan seseorang yang khusus, cukup khusus untuk membuang waktu anda. Dan ingatlah bahwa waktu tidak akan menunggu seseorang pun. Kemarin adalah sejarah. Hari esok adalah sebuah misteri dan hari ini adalah suatu hadiah. Itulah yang disebut dengan berkat. Waktu terus berjalan.

Lakukanlah yang terbaik untuk hari ini.

Posted by pangea99 at 10:20:34 | Permalink | No Comments »

Samarinda - part 1

Weekend ini sungguh menyenangkan, bagaimana tidak kalau tidak ada yang menganggu liburan ini (yang biasanya selalu ditilpun baik dari kantor ataupun dari offshore), kali ini enggak…hehehehe jadinya puas.

Liburan ini saja aku langsung terbang ke Samarinda untuk bertemu dengan doi, meskipun cuman semalem di Samarinda, tetapi sungguh menyenangkan sekali, karena kita pergi puter-puter Samarinda kota Tepian dan makan-makanan khas daerah sana, dari tempe gepuk, ayam goreng banjar, dan banyak lagi yang laen..

jadi aku sebenranya sudah pesan tiket pesawat Cengkareng - Sepinggan seminggu yang lalu, dan saat itu doi masih tidak percaya kalau aku akan ke Samarinda, sampai-sampai akhirnya aku kirimi PDF tiket ku PP loo.. ya tujuanku sebenarnya ingin buat doi surprise dengan kehadiran tiba-tiba aku di sana, cuman aku baru nyadar.. nanti malah bisa-bisa aku yang kena surprise, sudah sampai Samarinda dan doi ternyata lagi gak ada kan… jadinya ya aku kasih tahu

Sabtu pagi aku meluncur ke Cengkareng untuk naek pesawat tujuan Sepinggan, Balikpapan (ini mengingatkanku saat masih kerja di Total Indonesie dulu….), di dalam pesawat sudah nggak sabar saja, karena perjalanan yang 2 jam itu membuat aku nggak nyaman aja berlama-lama di dalam pesawat.

Sesampainya di Sepinggan, suasananya masih seperti dulu :) masih sama pintu-pintu maupun karakter orang-orang disana.

Aku menunggu sebentar dan selang sebentar bunyi hape ini berdering…. oooo my lovely girl :) she’s waiting outside.. segeralah aku menuju kesana dan kita bertemu, sungguh senang.. dan kita menuju ke rumah makan ‘Kepiting Tambora’ dan makan disana sebelum melanjutkan perjalanan ke Samarinda yang berjarak ~120km dari Balikpapan.

Meluncurlah dengan mobil doi yang gedhe (gimana ndak gedhe, lha wong cewek ini naeknya Mitshubishi Strada 4×4). Selama di perjalanan kita bercerita banyak hal dan tertawa, lama hal ini nggak pernah terjadi, sempat kami mampir sebentar ke pom bensin dekat dengan taman Bangkirai dan juga berhenti sebelum masuk Bukit Soeharto untuk membeli tahu sumedang dan beberapa gorengan… doi lagi seneng makan gorengan :)

Sesampainya di Samarinda Seberang, hujan lebat betul, tetapi hanya selang sebentar dan sudah reda, akhirnya sampai juga kami di rumah doi.. 

setelah selang sebentar kita berputar-putar untuk kuliner di Samarinda. Samarinda ini kota yang membuat banyak kenangan tentunya nanti bagi kami berdua, sungguh ingin rasanya kembali kesana lagi… 

Posted by pangea99 at 10:05:57 | Permalink | No Comments »

Friday, April 4, 2008

intrik

Pernah mendengan teman Anda berkomentar atau bercerita tentang kondisi kantornya yang penuh dengan nuansa ‘politis’..? penuh intrik..? atau penuh dengan ’sikut-sikutan’ antar teman.. kemungkinan pastinya Anda pernah mendengarnya, atau malah hal tersebut terjadi juga di kantor Anda..

Hal seperti itu sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di seluruh dunia, bukan hanya terjadi di Indonesia saja.. melainkan di berbagai negara dan suku bangsa… ini menyangkut ’sifat manusianya’ bukan ‘kebangsaannya’. Semua akan saling mencari jalan aman, mencari siapa yang ‘bisa disalahkan’ atau mencari siapa bisa ‘dijatuhkan’ untuk mendapat posisi yang paling aman dan tenang..

Bukan juga menjadi suatu rahasia apabila banyaknya orang keluar dari suatu perusahaan mencerminkan suatu sistem-nya ada yang kurang pas di mata karyawan, sistem ini bisa berarti sistem perusahaan atau perusahaan yang sudah tersistematik, sehingga tipikal/culture perusahaan akan menjadi seperti itu..

memang sulit untuk bisa berdiri tegar dan tenang di dalam suatu kondisi dimana permainan intrik dan politis bermain menjadi-jadi, mental dan hati memang benar-benar musti bertahan.. dunia kerja memnag penuh intrik, suatu hal yang nggak bisa dilepaskan, tetapi entah sampai seberapa besar orang bisa bertahan

Posted by pangea99 at 11:22:57 | Permalink | No Comments »