Monday, April 14, 2008

Bank Waktu

 

Bayangkan jika sebuah bank memberikan anda uang sebesar $ 86.400 setiap hari. Dan jumlah tersebut harus dihabiskan dalam satu hari. Setiap sore uang yang tersisa akan dihapuskan dari account jika anda gagal untuk menggunakannya sepanjang hari. Apa yang akan anda lakukan ? Tentunya akan menggunakan uang tersebut setiap sen yang ada.

Kita semua memiliki bank seperti itu. Namanya WAKTU. Setiap pagi, anda diberikan waktu 86.400 detik Setiap malam akan dicatat, sebagai kehilangan, jika anda gagal untuk menginvestasikan dengan tujuan baik. Jumlah tersebut tidak akan dipindah-bukukan untuk keesokan harinya, juga tidak dapat dilakukan penarikan lebih dari jumlah yang telah ditentukan. Setiap hari akan dibuka sebuah account baru untuk anda, dan setiap malam account tersebut akan dihapuskan. Jika anda gagal untuk menggunakan simpanan pada hari itu, anda akan kehilangan. Hal ini tidak akan pernah kembali. Tidak akan pernah ada penarikan untuk hari esok. Anda harus hidup pada saat ini, untuk simpanan hari ini Investasikan hal ini untuk memperoleh dari investasi tersebut kesehatan, kebahagiaan dan keberhasilan yang sepenuh-penuhnya.

Untuk menyadari nilai SATU TAHUN, tanyakan pada seorang pelajar yang gagal naik tingkat,
Untuk menyadari nilai SATU BULAN, tanyakan pada seorang ibu yang melahirkan seorang bayi prematur,
Untuk menyadari nilai SATU MINGGU, tanyakan pada editor dari majalah mingguan,
Untuk menyadari nilai SATU JAM, tanyakan seorang kekasih yang menanti untuk bertemu,
Untuk menyadari nilai SATU MENIT, tanyakan seorang yang ketinggalan kereta api.

Untuk menyadari nilai SATU DETIK, tanyakan pada seseorang yang baru saja terhindar dari kecelakan. Untuk menyadari nilai SEPERSERIBU DETIK, tanyakan pada seseorang yang baru saja memperoleh medali perak dalam Olympiade.

Hargailah setiap waktu yang anda miliki. Dan hargailah waktu itu lebih lagi, karena anda membagikannya dengan seseorang yang khusus, cukup khusus untuk membuang waktu anda. Dan ingatlah bahwa waktu tidak akan menunggu seseorang pun. Kemarin adalah sejarah. Hari esok adalah sebuah misteri dan hari ini adalah suatu hadiah. Itulah yang disebut dengan berkat. Waktu terus berjalan.

Lakukanlah yang terbaik untuk hari ini.

Posted by pangea99 in 10:20:34 | Permalink | No Comments »

Samarinda - part 1

Weekend ini sungguh menyenangkan, bagaimana tidak kalau tidak ada yang menganggu liburan ini (yang biasanya selalu ditilpun baik dari kantor ataupun dari offshore), kali ini enggak…hehehehe jadinya puas.

Liburan ini saja aku langsung terbang ke Samarinda untuk bertemu dengan doi, meskipun cuman semalem di Samarinda, tetapi sungguh menyenangkan sekali, karena kita pergi puter-puter Samarinda kota Tepian dan makan-makanan khas daerah sana, dari tempe gepuk, ayam goreng banjar, dan banyak lagi yang laen..

jadi aku sebenranya sudah pesan tiket pesawat Cengkareng - Sepinggan seminggu yang lalu, dan saat itu doi masih tidak percaya kalau aku akan ke Samarinda, sampai-sampai akhirnya aku kirimi PDF tiket ku PP loo.. ya tujuanku sebenarnya ingin buat doi surprise dengan kehadiran tiba-tiba aku di sana, cuman aku baru nyadar.. nanti malah bisa-bisa aku yang kena surprise, sudah sampai Samarinda dan doi ternyata lagi gak ada kan… jadinya ya aku kasih tahu

Sabtu pagi aku meluncur ke Cengkareng untuk naek pesawat tujuan Sepinggan, Balikpapan (ini mengingatkanku saat masih kerja di Total Indonesie dulu….), di dalam pesawat sudah nggak sabar saja, karena perjalanan yang 2 jam itu membuat aku nggak nyaman aja berlama-lama di dalam pesawat.

Sesampainya di Sepinggan, suasananya masih seperti dulu :) masih sama pintu-pintu maupun karakter orang-orang disana.

Aku menunggu sebentar dan selang sebentar bunyi hape ini berdering…. oooo my lovely girl :) she’s waiting outside.. segeralah aku menuju kesana dan kita bertemu, sungguh senang.. dan kita menuju ke rumah makan ‘Kepiting Tambora’ dan makan disana sebelum melanjutkan perjalanan ke Samarinda yang berjarak ~120km dari Balikpapan.

Meluncurlah dengan mobil doi yang gedhe (gimana ndak gedhe, lha wong cewek ini naeknya Mitshubishi Strada 4×4). Selama di perjalanan kita bercerita banyak hal dan tertawa, lama hal ini nggak pernah terjadi, sempat kami mampir sebentar ke pom bensin dekat dengan taman Bangkirai dan juga berhenti sebelum masuk Bukit Soeharto untuk membeli tahu sumedang dan beberapa gorengan… doi lagi seneng makan gorengan :)

Sesampainya di Samarinda Seberang, hujan lebat betul, tetapi hanya selang sebentar dan sudah reda, akhirnya sampai juga kami di rumah doi.. 

setelah selang sebentar kita berputar-putar untuk kuliner di Samarinda. Samarinda ini kota yang membuat banyak kenangan tentunya nanti bagi kami berdua, sungguh ingin rasanya kembali kesana lagi… 

Posted by pangea99 in 10:05:57 | Permalink | No Comments »